Postdaerah.net, Samarinda – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang pelajar SMP berusia 13 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Mahakam, kawasan Mangkupalas, Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.
Korban diketahui bernama Muhammad Noval. Ia dilaporkan tenggelam pada Selasa (6/10/2026) sore setelah berada di sekitar kawasan sungai. Hingga Rabu (7/10/2026), keberadaan korban masih belum ditemukan.
Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan memperluas penyisiran dengan sejumlah metode. Basarnas Samarinda menggunakan peralatan untuk membantu pencarian di bawah permukaan air, sementara petugas lainnya menyisir kawasan sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu.
Informasi yang dihimpun dari pihak sekolah menyebutkan, Noval merupakan siswa kelas VII yang dikenal pendiam, rajin beribadah dan aktif dalam kegiatan keagamaan di sekolah.
Wali Kelas VII G, Voni Oktavianda, mengatakan pihak sekolah mendapat kabar mengenai kejadian tersebut pada Selasa malam. Kabar itu kemudian dikonfirmasi kepada sejumlah teman korban.
Sebelum kejadian, Noval diketahui baru mengikuti kegiatan ekstrakurikuler futsal. Berdasarkan informasi dari keluarga, korban kemudian menuju kawasan sungai dan sempat menemui pamannya yang berada di atas kapal.
Korban disebut sempat mengungkapkan keinginan untuk mandi di Sungai Mahakam. Namun, sang paman melarangnya dan meminta agar korban mandi di rumah.
Tak lama kemudian, sang paman mendengar suara dari arah depan kapal dan melihat Noval sudah berada di dalam air. Upaya memberikan pertolongan dengan melemparkan tali belum berhasil hingga korban akhirnya tidak terlihat lagi di permukaan sungai.
Hingga Rabu sore, operasi pencarian masih terus dilakukan. Keluarga korban juga masih menunggu perkembangan pencarian dari tim gabungan.
Pihak sekolah turut memberikan dukungan dengan menggelar doa bersama dan berencana mendatangi kediaman keluarga korban.

