Postdaerah.net, Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr Aulia Rahman Basri, menerima kunjungan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Mabes TNI di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kukar, Jalan Kartanegara, Tenggarong, Jumat (18/9).
Ketua rombongan, Brigjen TNI Ario Prawiseso, didampingi Kolonel Inf Gono Santosa dan rombongan, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melaporkan hasil kegiatan Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI di wilayah Kodim 0906/Kutai Kartanegara (KKR), sekaligus berpamitan untuk kembali ke Jakarta setelah 25 hari bertugas di Kukar.
Selama bertugas, tim terlibat dalam penanganan lahan terbakar serta melaksanakan penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat dan pelajar di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Loa Kulu, Loa Janan, Samboja, Sanga-Sanga, Muara Jawa hingga Kecamatan Tabang.
Sebanyak delapan personel Tim Satgas Karhutla Mabes TNI turun langsung ke lapangan, yakni Brigjen TNI Ario Prawiseso, Kolonel Inf Gono Santosa, Kolonel Inf Djody Setiawan (TNI AD), Kolonel Laut (E) Djunaidi, Kolonel Laut (P) Heri Winarno (TNI AL), Kolonel Tek Ganang Eri, Kolonel Lek Yadi Ariesandi (TNI AU), serta Mayor Caj Eko Sunardi Haryanto (TNI AD).
Tim Satgas Karhutla Mabes TNI melaksanakan kegiatan pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kodim 0906/KKR tahun 2026 sebagai bagian dari upaya bersama mengantisipasi Karhutla, khususnya di daerah yang berpotensi rawan kebakaran.
Dalam pelaksanaannya, tim berkoordinasi dengan jajaran Kodim 0906/KKR serta instansi terkait. Kegiatan yang dilakukan meliputi pemantauan kondisi wilayah, pengecekan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung, serta langkah-langkah pencegahan Karhutla.
Tim juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi terkait, dan masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama dan kepedulian semua pihak. Dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan pemantauan secara bersama-sama, potensi kebakaran hutan dan lahan dapat diantisipasi sejak dini,” ujar Brigjen TNI Ario Prawiseso.
Melalui kegiatan Satgas Karhutla Mabes TNI di wilayah Kodim 0906/KKR tahun 2026, diharapkan kesiapsiagaan seluruh unsur semakin meningkat sehingga kebakaran hutan dan lahan dapat dicegah serta dampaknya terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan. Selain memberikan penyuluhan, tim juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan titik api.
Sementara itu, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Satgas Karhutla Mabes TNI, Kodim 0906/KKR, serta seluruh dinas dan instansi yang telah membantu penanganan dan pencegahan Karhutla di wilayah Kukar.
Menurutnya, kehadiran Satgas Karhutla Mabes TNI merupakan wujud nyata sinergi dan kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Kukar juga mengapresiasi dedikasi dan pengabdian seluruh personel Satgas Karhutla Mabes TNI. Aulia berharap sinergi dan kolaborasi dalam menjaga Kukar dari ancaman Karhutla terus terjalin, serta seluruh personel senantiasa diberikan kesehatan, keselamatan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas.
Selain itu, Pemkab Kukar terus berkoordinasi dengan camat, Danramil, Kapolsek, serta dinas terkait dalam upaya pencegahan Karhutla. Pemerintah juga akan menindak tegas perusahaan maupun masyarakat yang sengaja membakar lahan sesuai peraturan yang berlaku.
Aulia menegaskan, lahan yang telah terbakar dilarang untuk dimanfaatkan oleh masyarakat maupun perusahaan perkebunan dan pertambangan. Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut akan dikenakan sanksi.
Ia menambahkan, kebakaran hutan dan lahan di Kukar sejauh ini dapat segera ditangani. Adapun kabut asap yang masih terjadi di wilayah Kukar disebut merupakan kiriman dari daerah lain, bukan berasal dari Kukar.

